Bees Wax: Karakteristik dan Keunggulannya

            


            Bahan ke empat yang sering dipakai dalam pembuatan lilin aromaterapi adalah bees wax. Bees wax dihasilkan oleh lebah sebagai produk samping dari pembuatan madu oleh lebah madu bergenus Apis. Seperti yang telah diketahui bahwa bees wax diekskresikan oleh lebah di dalam sarang untuk mengerami larva lebah serta tempat penyimpanan makanan. Aroma dari beeswax manis karena kontak langsung dengan madu saat pembuatannya. Setiap tahun, peternak lebah menghasilkan madu dan juga lilin sisa ini. Ternyata aroma yang dihasilkan akan berubah sesuai dengan jenis bunga yang dikonsumsi oleh lebah sendiri. 

Bees wax ini ada yang berupa balok dan ada yang berupa pellet atau butiran, dimana butiran lebih cepat leleh. Bahan dasar bees wax akan terbakar lebih lama dan mengeluarkan aroma manis seperti madu. Bees Wax ini dapat digunakan dengan mencampurkan dengan bahan wax lainnya atau 100% bees wax. Untuk harga dari bees wax ini lebih mahal daripada paraffin wax, dikarenakan setiap 7-8 pound madu yang dihasilkan oleh lebah, hanya menghasilkan 1 pound lilin, dan peternak lebah hanya bisa mengambil jumlah sedikit dari lilin tersebut. Sehingga terlihat eksklusif sekali.


        Bees Wax memiliki tekstur yang lembut tetapi lengket, memiliki titik leleh tinggi, sehingga susah untuk dilepaskan dari cetakan. Cetakan terbaik jika ingin menggunakan bahan wax ini adalah yang berbahan polyurethane atau polycarbonate, dan juga dapat menggunakan cetakan alumunium. Bees wax adalah lilin yang menghasilkan nyala api yang terang dan putih, tidak menghasilkan asap yang berbahaya. Salah satu alasan pembuat lilin menggunakan bahan dasar bees wax ini adalah “bloom” yang dihasilkan, atau yang sering kita lihat di lapisan luar lilin yang berwarna putih. Bagi kalian yang tidak menginginkan efek “bloom” ini, bisa kok dibersihkan dengan kain lembut.


           Bees Wax ternyata tidak mengikat aroma yang kuat seperti bahan lilin lainnya. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengikat aroma lilin ini dengan menggunakan minyak kelapa. Lilin yang terbuat dari bees wax melepaskan ion negative yang mana akan menetralkan polusi udara (banyak terdiri dari ion positif). Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa lilin bees wax dapat meningkatkan kesembuhan penyakit asma dan alergi.


        Nah dari penjelasan singkat tersebut, sudah bisa menyimpulkan sendiri kan apa saja kelebihan dari penggunakan bahan dasar lilin ini. Semoga dapat memberikan pencerahan bagi kalian yang ingin memulai bisnis lilin aromaterapi tetapi bingung mau memakai bahan dasar apa. Ada berbagai macam bahan dasar pembuatan lilin yang dipakai, dan masing masing mempunyai keunggulan serta kelemahan ya. Ada baiknya mengetahui semuanya dan memilih yang sesuai dengan keinginan kita.

Komentar

Postingan Populer