Cara Membuat Lilin Aromaterapi ala Scentdlelier


        Setelah mengetahui beberapa bahan dasar pembuatan lilin aromaterapi, postingan kali ini akan menjelaskan secara singkat bagaimana cara membuatnya. Pastinya kita harus mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Ayo dibaca baik baik ya. Perlu diingat bahwa alat serta bahan yang digunakan berikut ini adalah yang penulis gunakan. Masih ada alat alat lain yang mungkin berbeda dan cara yang berbeda. ^^

Alat dan bahan

Alat:

1.    Pouring pitcher (ukuran sesuai dengan jumlah wax yang akan dibuat)

2.    Kompor

3.    Panci

4.    Termometer (gunakan termometer makanan)

5.    Pengaduk

6.    Timbangan

7.    Gelas ukur

8.    Heat gun

9.    Wadah Lilin (yang heat resistant ya)

10.Sumbu Lilin (disesuaikan dengan diameter wadah lilin, bisa yang terbuat dari kayu maupun benang)

11. Gunting

12. Penahan sumbu lilin (disesuaikan dengan wadah lilin yang akan digunakan)

13. Penyangga sumbu lilin (bisa yang berasal dari kayu ataupun alumunium)








Bahan:

1.    Bahan dasar lilin (soy wax, gel wax, paraffin wax etc)

2.    Fragrance Oil

3.    Air 

 Cara pembuatan

1.    Panaskan air di dalam panci.

2.  Timbang bahan dasar lilin, fragrance oil sesuai kebutuhan dan letakkan wax di dalam pouring pitcher, sedangkan fragrance oil letakkan di dalam gelas ukur.

3.    Tutup gelas ukur dengan kain atau penutup lainnya agar aroma tidak menguap.

4.   Setelah air mendidih, letakkan poring pitcher yang berisi wax ke panci tersebut, tunggu hingga semua wax meleleh dan aduk hingga merata.

5.    Setelah wax leleh semua secara rata, angkat pitcher tersebut dan dinginkan hingga suhu yang diinginkan dengan melihat termometer.

6.    Sambil menunggu suhu yang diinginkan, siapkan wadah lilin serta sumbu lilin yang sudah terpasang pada alas sumbu. Pasang sumbu sesuai keinginan (1, 2, atau 3 bahkan bisa lebih tergantung ukuran wadah yang digunakan).

7.    Setelah suhu mencapai suhu yang diinginkan, tuang fragrance oil ke dalam larutan wax dan aduk hingga merata kurang lebih 1-2 menit.

8.   Tuang campuran larutan tersebut ke dalam wadah lilin yang sudah disediakan. Jangan lupa memberi alas pada meja, agar mudah membersihkannya.

9.    Pasang penyangga sumbu lilin, agar sumbu tetap berada di tengah wadah. Hal ini sangat penting untuk menghindari ketidak merataan permukaan lilin saat lilin menyala.

10. Menunggu hingga lilin memadat dan siap. Setelah itu, potong sumbu lilin sekitar 0,5 cm dari atas permukaan lilin.

11. Lihat bagian permukaan lilin yang telah memadat dan sudah didiamkan beberapa jam, apakah ada permukaan yang tidak merata, jika ada, panaskan permukaan lilin dengan heat gun.

12. Lilin siap digunakan. 

    Perlu diketahui bahwa dalam pengukuran jumlah wax yang dipakai dan fragrance oil, ada rumus yang digunakan, hal ini digunakan agar tidak melebihi wadah yang tersedia. Biasanya fragrance oil yang digunakan maksimal 10% dari jumlah wax. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan persentase akan berubah sesuai dengan keinginan dan sesuai karakteristik dari wax serta fragrance oil yang tersedia. Ada baiknya menanyakan kepada pihak produsen mengenai hal tersebut. Begitu pula dengan suhu yang tepat untuk menuang fragrance oilnya. Untuk perbincangan mengenai rumus pengukuran yang baik, akan dijelaskan di postingan lainnya ya.

Komentar

Postingan Populer