Candle Care Tips Ala ScentDleLier

            

                Setiap kali kita membeli suatu barang, pasti ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dalam penggunaan dan pemeliharaan barang tersebut aman. Keamanan bagi pengguna pun harus diutamakan, jangan sampai beli barang yang membahayakan pengguna ya. Sama halnya dengan lilin aromaterapi ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui baik sebelum membakar sumbu, saat terbakarnya sumbu dan saat mematikan nyala api lilin. Berikut penjelasan yang bisa ScentDleLier bagikan. Semoga bermanfaat ya. 


Sebelum membakar sumbu lilin

-   Perhatikan sumbu lilin yang sudah tersedia, jika terlalu panjang, potong hingga kurang lebih 0,5-0,6 cm. Begitu pula saat akan menggunakan iilin berulang, harus tetap memperhatikan panjang sumbu lilinnya untuk menghindari nyala api yang berlebih dan membahayakan.


-   Hindari tempat yang terkena angin atau permukaan yang tidak datar. Hal ini membantu menyingkirkan terjadinya “tunnelling” atau ketidak merataan permukaan yang terkena panas api lilin.

-     Hindari tempat yang dekat dengan bahan mudah terbakar serta dari jangkauan anak kecil.

 

Saat terbakarnya sumbu lilin

-      Jangan meninggalkan lilin yang terbakar saat tidur atau saat bepergian. Pastikan sumbu lilin sudah mati ketika akan tidur atau sebelum bepergian.

-     Jangan menyentuh atau memindahkan lilin yang terbakar atau saat permukaan lilin sedang meleleh.

-      Jangan membakar lilin sampai habis, biasakan meninggalkan sisa lilin sekitar 0,5 cm dari dasar.

-      Jika ingin menggunakan beberapa lilin aromaterapi, dipastikan diberi jarak yang cukup.

-       Matikan nyala api lilin ketika api terlalu tinggi.

-   Nyalakan lilin aromaterapi sekitar 2-4 jam hingga permukaan lilin leleh secara merata. Hal ini dibutuhkan agar tidak menimbulkan “tunnelling”. Perlu diingat bahwa lilin dapat menyimpan memori, sehingga sangat perlu meratakan permukaan lilin tersebut. Apabila terlanjur terjadi peristiwa tersebut, ada beberapa cara yang digunakan untuk memperbaikinya, diantaranya menggunakan “heat gun” di permukaan lilin hingga leleh merata. Ada cara lainnya, yang kaan dijelaskan di postingan berikutnya ya. Jadi ditunggu postingan kami ya guys.



Saat mematikan nyala api lilin

-     Gunakan alat untuk mematikan nyala api (contoh: candle snuffer). Jangan meniup nyala api dikarenakan akan menyebabkan lelehann lilin ikut tersebar.


-      Dilarang menggunakan air untuk mematikan api lilin, karena akan menyebabkan lelehan lilin tersebar kemana mana dan dapat menyebabkan wadah lilin pecah.

-       Sentuhlah wadah lilin saat lilin tersebut sudah dingin.

Komentar

Postingan Populer